Berjalan ke Sarasah Kayu Putiah

"lokasi Sarasah Kayu Putiah tidak terlalu jauh dan jalur perjalanannya cukup bersahabat bagi anak-anak"
suara deru air mulai terdengar bersahutan dengan nyanyian burung di kawasan hutan yang sangat sejuk (KLIKPOSITIF/Ade Suhendra)

LIMAPULUH KOTA,KLIKPOSITIF - Panorama Kayu Kolek belakangan menjadi destinasi favorit untuk berwisata di Limapuluh Kota. Namun tidak banyak yang mengetahui di Nagari Sikabu-kabu ini terdapat spot  air tejun yang dikenal dengan nama Sarasah Kayu Putiah.

Pagi itu, cuaca mendung sepertinya akan menghambat keinginan untuk menikmati suasana pagi di akhir pekan. Hembusan angin dan udara dingin menambah nikmatnya tidur di hari libur. Tapi tidak bagi sekelompok penikmat olahraga wisata (Sport Tourism) yang digawangi oleh dr. Puti Intan Suburi, Hesty Sri Guswandira, Edo, dan Rovindo serta Uni Prima bersama dua buah hatinya Abi (7 tahun) dan Nay (9 tahun).

Dengan perjalanan sekitar 15 menit dari pusat Kota Payakumbuh, rombongan tersebut sampai di puncak Panorama Kayu Kolek. Namun tujuan sebenarnya adalah ingin menyambangi Sarasah atau air terjun yang menurut warga setempat terdapat tujuh air terjun. Sebelum berangkat memasuki kawasan Gunung Sago ini, warga setempat mengatakan lokasi Sarasah Kayu Putiah tidak terlalu jauh dan jalur perjalanannya cukup bersahabat bagi anak-anak.

Hamparan sawah dan pepohonan rindang menyambut langkah pagi di kaki Gunung Sago. Hujan deras yang melanda Payakumbuh dan Limapuluh Kota sekitarnya membuat jalan atau jalur yang akan dilalui menjadi basah dan licin.

Sesampai di sebuah bendungan yang sudah tidak terpakai, salah seorang warga sekitar, Sukri atau akrab disapa Sukur menghampiri dan menjadi pemandu menuju Sarasah Kayu Putiah. Dalam perjalanan, Sukur pun membuatkan tongkat kayu kepada rombongan karena mengingat medan yang akan dilalui akan licin.

Waktu 15 menit yang disampaikan warga ternyata tidak mampu ditempuh rombongan untuk bisa sampai ke lokasi. Hingga 45 menit berjalan menyisir hutan Gunung Sago, belum mampu membawa langkah kaki sampai di lokasi yang dituju.

Hingga memasuki satu jam berjalan, suara deru air mulai terdengar bersahutan dengan nyanyian burung di ... Baca halaman selanjutnya